4 Cara Praktis Agar Bulu Kaki Tidak Cepat Tumbuh Kembali Setelah Dicukur

Para wanita identik dengan sedikit bulu atau rambut yang bertumbuh di rambut. Meski begitu, tak semua wanita terlahir dengan bulu di area tubuh yang tipis dan tak kasat mata. Sebagian wanita jadi merasa resah sebab bulu yang bertumbuh di kulitnya panjang dan tebal sehingga memberikan kesan maskulin. Pertumbuhan bulu pada tiap-tiap orang memang berbeda, bergantung pada faktor hormonal.

Bulu yang bertumbuh di bagian tubuh seperti tangan dan kaki sebenarnya juga memiliki fungsi tersendiri. Namun, sebagian besar wanita menginginkan kaki yang bersih, mulus, dan bebas dari rambut. Bercukur adalah cara termudah dan paling tidak menyakitkan bila dibandingkan dengan proses waxing. Bercukur juga amat praktis dan tidak memakan banyak waktu atau persiapan.

Namun, efek samping dari bercukur adalah pertumbuhan kembali dari bulu kaki yang lebih tebal dan panjang. Selain itu, proses pertumbuhannya juga terhitung cepat. Menghilangkan bulu kaki dengan cara permanen memang bisa dilakukan dengan bantuan dokter, namun jika anda ingin mencari jalur manual, anda perlu mengetahui beberapa tips berikut ini untuk membuat bulu kaki tumbuh lebih lambat.

1. Kompres kaki dengan air hangat
Sebelum mulai bercukur, pastikan kondisi kaki dalam keadaan bersih dan lembab untuk memudahkan proses pencukuran. Caranya, siapkan lap yang sudah dibasahi air hangat untuk mengelap dan mengompres kulit kaki. Hal ini dimaksudkan untuk membuat pori-pori kulit lebih terbuka sehingga memudahkan krim bercukur anda mudah teresap dan memaksimalkan pencukuran. Pastikan untuk menggunakan krim cukur yang tepat pula, ya.

2. Siapkan pisau cukur yang baik
Bercukur menggunakan alat pencukur memerlukan perhatian lebih pada kesterilan serta ketajaman pisaunya. Dalam bercukur, pastikan anda hanya memakai alat cukur milik pribadi yang tidak digunakan untuk bersama-sama. Selain itu, jangan sama ratakan penggunaan pisau cukur di satu tempat dengan yang lain, meski masih sama-sama di bagian tubuh sendiri. Kemudian, pastikan pisau cukur yang digunakan cukup tajam agar bulu lebih mudah terpotong dan tidak menimbulkan iritasi. Setelah tiga bulan pemakaian, pastikan untuk segera mengganti pisau cukur anda.

3. Gerakan dari bawah ke atas
Setelah mengaplikasikan krim bercukur, mulailah gerakan mencukur dari arah bawah (pergelangan kaki) ke atas (mendekati lutut). Buat garis lurus menyusuri betis dan jangan putus gerakan anda. Mencukur dari arah bawah ke atas akan memudahkan pisau cukur memotong lebih dekat pada akar rambut, sehingga bulu kaki tampak tak bersisa dan kulit terasa halus.

4. Perawatan aftershave
Setelah proses bercukur selesai, cuci kaki menggunakan sabun yang mengandung antiseptik untuk menghilangkan sisa-sisa dari krim bercukur yang menempel dan lanjutkan dengan membilas kaki dengan air dingin setelahnya. Ini dimaksudkan agar pori-pori kulit bisa kembali menutup. Lalu, teruskan dengan pemakaian pelembab kaki atau gel aloe vera dan ulangi secara rutin agar bulu yang tumbuh lebih tipis dan halus.



Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge