Cerita Dibalik Danau Toba, Mulai Dari Cerita Jaman Es, Cerita Manusia Keturunan Ikan

danau toba sumatera indonesiaDanau Toba terbentuk beberapa saat setelah zaman es berakhir. Jika anda pernah membayangkan dinosaurus yang lari tunggang langgang karena sebuah letusan maha dasyat dan mereka masih harus menghadapi cobaan selanjutnya yaitu jaman es, mungkin itulah yang puluhan ribu tahun yang lalu terjadi di kawasan Danau Toba. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Michigan Technological University, cekungan Danau Toba terbentuk setelah letusan gunung supervolcano pada 73.000 sampai 75.000 tahun yang lalu. Letusan supervolcano tersebut menyebabkan kematian masal manusia dan hewan, bahkan sampai menghabiskan secara langsung beberapa spesies hewan. Lalu letusan yang sangat dahsayat itu mempengaruhi iklim seluruh dunia dan terjadilah jaman es.

Cekungan Danau Toba diduga adalah kawah gunung yang pernah menumpahkan materi vulkanik sampai 2.800 KMĀ³ itu dan Pulau Samosir adalah tekanan magma yang belum keluar. Setelah jaman es berakhir, es yang tadinya memenuhi cekungan yang sekarang kita kenal dengan Danau Toba itu mencair dan mengairi Danau Toba sampai sekarang. Bila melihat luasnya Danau Toba dan Pulau Samosir sekarang, bisa kita bayangkan betapa besarnya letusan gunung raksasa itu pada waktu itu. Tidak heran kalau letusan tersebut pada akhirnya bisa merubah iklim dengan sangat drastis dan melahirkan jaman es.

Sementara itu cerita lain mengisahkan bahwa Danau Toba terbentuk karena janji yang diingkari. Alkisah ada seorang petani bernama Samosir yang hidup dengan cara berladang dan memancing. Suatu hari saat ia sedang memancing, ia mendapatkan seekor ikan mas yang tiba-tiba berubah wujud menjadi seorang perempuan yang amat sangat cantik. Samosir jatuh cinta dan meminta perempuan jelmaan ikan tersebut menikah dengannya.

Perempuan itu mau menikahi Samosir dengan syarat Samosir harus menjaga rahasia bahwa ia adalah jelmaan ikan mas. Mereka menikah dan memiliki seorang anak perempuan. Suatu hari sang anak disuruh ibunya mengantar makanan untuk ayahnya di sawah. Tapi ia sangat lapar sehingga memakannya sendiri. Sang ayah yang mendapati makanannya habis berteriak pada si anak dan mengatakan bahwa dia adalah anak ikan.

Sang anak langsung berlari menemui ibunya dan mengadu. Sang ibu menyuruhnya berlari ke atas bukit karena sebuah bencana besar akan terjadi. Saat sang anak sudah sampai diatas bukit, sebuah badai besar menghantam tempat tersebut dan sebuah gempa dengan kekuatan besar terjadi membuat sebuah cekungan di daratan tersebut. Maka seketika tempat itu berubah menjadi sebuah danau yang sangat luas dan sang ibu berubah kembali menjadi ikan mas. Sementara Samosir berubah menjadi pulau yang saat ini berada di tengah-tengah Danau Toba.

Kedua cerita tersebut mengisahkan sebuah bencana besar yang menghantam kawasan itu dan membuat sebuah cekungan besar yang sekarang menjadi Danau Toba. Kedua cerita tersebut memiliki daya tarik tersendiri untuk Danau Toba dan bisa menjadi satu kelebihan Danau Toba selain karena keindahan alamnya yang sangat menawan. Di kawasan danau terbesar di Asia Tenggara ini anda bisa menemukan banyak hotel dan penginapan jika anda ingin menghabiskan waktu lebih lama disini. Kawasan wisata dengan panjang 100 KM dan lebar 30 KM ini telah menarik banyak wisatawan domestik maupun mancanegara. Oleh karena itu, tidak sulit mencari akomodasi dan fasilitas umum di kawasan wisata yang termasuk kedalam provinsi Sumatera Selatan ini.



Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge