Khasiat Daun Duduk Mengatasi Mual dan Disentri

Tanaman daun duduk Memiliki nama lokal cocor bebek, gulu walang, sosor bebek (Jawa), potong kujang, kicong corang (Sunda), daun duduk (Melayu). Nama latinnya Desmodium triquetrum, dari famili Papilionaceae. Nama asingnya three flowers desmodium.

daun-duduk

Tanaman ini berupa perdu menahun yang tumbuh di dataran rendah sampai tinggi. Tumbuh liar dimana saja dengan sinar matahari yang cukup. Perdu berbatang kayu dengan tinggi sampai 3 m. Daunnya tunggal, menyirip sampai panjang 20 cm. Bunganya majemuk, malai, dengan mahkota bunga warna putih keunguan. Buah polong berisi 4-8 biji, ketika muda warna hijau, setelah tua menjadi cokelat. Bijinya kecil bentuk ginjal, warna cokelat muda. Pembiakannya dengan biji.

Tanaman ini tersedia di : Kebun pembibitan. Bagian yang digunakan sebagai obat adalah seluruh bagian tanaman kecuali akar.

Khasiat daun duduk :Memiliki efek antipiretik, antiradang, diuretik, dan paratsirid. Sering digunakan sebagai bahan obat demam, influenza, radang amandel, gondongan, radang ginjal, disentri, radang usus, cacing tambang, cacing pita, sakit kuning (hepatitis), TBC tulang, rematik, wasir, mual/muntah saat hamil.

Resep herbal sederhana :

1. Mual/muntah saat hamil : 30 g daun dipotong-potong, direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Untuk diminum 3 kali @1/3 gelas.

2. Disentri : 30 g daun segar digiling halus lalu diseduh dengan ¾ gelas air panas, biarkan selama 15 menit. Tambahkan seujung sendok teh garam, aduk rata, peras dan saring, untuk diminum hangat.

2. Radang ginjal : 60 g daun direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas, disaring dan diminum sekaligus pada pagi hari.



Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge