Membuat Herbal Pencahar dari Tanaman Mrico Kepyar

mrico-kepyar

Tanaman mrico kepyar mungkin terdengar aneh banyak diantara anda yang tidak mengetahaui tanaman ini. Tanaman mrico kepyar (Jawa) memiliki nama latin : Ochna kirkii, dari famili Ochnaceae.

Tanaman mrico kepyar ini sering dibudidayakan sebagai tanaman hias atau penghias taman. Menyukai sinar matahari, bisa tumbuh di dataran rendah maupun pegunungan, pada tanah yang subur dan gembur. Memiliki akar tunggang kecokelatan, perdu tegak ini tingginya 1-3 m. Batangnya bulat berkulit kasar. Daunnya tunggal, lonjong, warna hijau. Bunganya majemuk berbentuk bulir warna kuning. Buahnya tunggal bentuk seperti ginjal sedangkan bijinya elips, putih kehijauan.

Tanaman ini tersedia di penjual tanaman hias. Bagian yang digunakan untuk obat adalah daun, akar (segar ataupun kering).

Khasiat mrico kepyar : Mengandung alkaloid, saponin, dan kardenolin, tanaman ini berkhasiat antibakteri dan penurun panas, bisa dimanfaatkan untuk obat pencahar dan demam.

Resep herbal sederhana :

  1. Pencahar : 30 g akar segar dicuci, lalu direbus dengan 1 gelas air selama 5 menit, saring, airnya diminum sekaligus. Lakukan sehari 2-3 kali.
  2. Demam : 60 g daun mrico kepyar segar dicuci, lalu direbus dengan 400 ml air selama 10 menit, saring, airnya diminum dua kali sehari pagi dan sore.


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge