Membuat Herbal Tanaman Pranajiwa untuk Mengobati TBC

herbal-mengobati-TBC

Tanaman Pranajiwa memiliki nama lokal lain seperti : pronojiwo, pranajiwa, purnajiwa. Adapun nama latinnya adalah : Euchrista horsfieldii, dari famili Fabaceae. Nama asing : cardinal’s guard.

Tanaman pranajiwa yang termasuk polong-polongan ini banyak tumbuh di dataran tinggi Bali dan termasuk salah satu dari 200 tanaman langka. Jenis perdu yang tumbuh tegak, herba ini tingginya dapat mencapai 2 meter. Batangnya bulat, berkayu dan menyukai iklim panas. Daunnya majemuk menyirip berhadapan, bentuknya lonjong meruncing dengan tepi rata. Bunganya majemuk bertandan, dengan kepala putik benang sari berbentuk lonjong berwarna putih kekuningan. Buahnya polong warna hitam dan bijinya lonjong wrna cokelat.

Tanaman pranajiwa tersedia di balai pembibitan tanaman obat. Adapun bagian yang digunakan untuk obat adalah daun dan biji segar ataupun bubuk kering.

Khasiat pranajiwa : Tanaman pranajiwa memiliki efek analgesik (penghilang sakit atau nyeri), dan mengandung polifenol, saponin serta sistisin. Biasa digunakan sebagai afrodisiak, untuk meningkatkan stamina tubuh serta mengobati lemah syahwat. Sering juga dimanfaatkan untuk mengobati batuk, migrain, TBC dan pelancar air seni.

Resep herbal sederhana untuk mengobati penyakit TBC (tuberculosis) : ½ sdt bubuk biji pranajaya diseduh dengan ½ cangkir air panas, minum sehari 3 kali.



Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge