Mengenal Batu Zamrud (Emerald)

batu zamrud emerald

Salah satu budaya di indonesia adalah mengkoleksi batu mulia atau batu akik. Kali ini kita akan membahas batu zamrud atau nama lainnya batu emerald.

1.    Asal Batu Zamrud

Zamrud atau emerald adalah batu mulia yang memiliki warna hijau transparan. Warna hijaunya bervariasi, mulai muda sampai tua. Kandungan utama dalam Zamrud adalah beryl, dan warna hijaunya disebabkan oleh kromium. Vanadium dan besi yang ada dalam kromium membuat Zamrud memiliki beragam zona warna. Sebagaimana berlian, batu mulia ini juga membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terbentuk. Zamrud merupakan perhiasan yang disukai oleh ratu Mesir Cleopatra, dan memang bangsa Mesir adalah penambang pertama batu Zamrud. Pertambangan tertua Zamrud di Mesir sudah ada sejak tahun 3.500 SM.

2.    Ciri-ciri Batu Zamrud

a.    Bentuk : Kristal, tergantung pemolesan.
b.    Warna : Hijau transparan.
c.    Kandungan : Beryl (Be3Al2Si6O18).
d.    Indeks Bias : 1,577 – 1,583.
e.    Pembiasan Ganda : 0,005 – 0,009.
f.    Berat Jenis : 2,72.
g.    Skala Kekerasan (Mohs) : 7,5 – 8.

3.    Penilaian Zamrud

Sebagaimana berlian, Zamrud dinilai menggunakan kriteria 4C, yang terdiri atas :

a.    Color (Warna) : Warna Zamrud yang paling diminati adalah hijau kebiruan sampai hijau murni, dengan saturasi warna yang hidup.

b.    Clarity (Kejelasan) : Ukuran kejelasan Zamrud cukup dinilai dengan mata telanjang, lain dengan berlian yang memerlukan peralatan khusus seperti kaca pembesar.

c.    Cut (Pemotongan) : Umumnya Zamrud dipotong dalam bentuk persegi panjang.

d.    Carat Weight (Karat) : Sebab ukuran densitas yang rendah, maka Zamrud 1 karat akan lebih besar jika dibandingkan dengan berlian yang mempunyai berat sama.

4.    Jenis-jenis Zamrud

a.    Jenis Zamrud

–    Columbia : Kolombia merupakan pemimpin dalam produksi Zamrud, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Lahirnya penambangan Zamrud di Kolombia, sebab penambangan Mesir telah terhenti. Mesir merupakan bangsa pertama yang mengenal Zamrud dan menambangnya. Ciri khas Zamrud dari tambang Kolumbia terletak pada transparansi, kristalisasi dan nyalanya. Termasuk dalam kelompok Zamrud Columbia yaitu : Devonshire Emerald, Patricia Emerald, Iran Crown Emerald dan Crown of Andes.

–    Brazil : Brazil memproduksi Zamrud sejak tahun 1980-an. Zamrud khas Brazil memiliki warna kekuningan dan lebih ringan. Contoh Zamrud Brazil yaitu : Bahia Emerald.

–    Afrika : Daerah penghasil Zamrud terbesar kedua di dunia setelah Columbia adalah Zambia yang ada di Afrika. Zimbabwe, Madagaskar, dan Nigeria juga menghasilkan Zamrud. Ciri khas Zamrud Afrika berbeda dengan Columbia, yakni warnanya tidak hijau bahkan cenderung abu-abu kecokelatan.

–    Zamrud Merah atau Bixbite : Zamrud ini terbentuk dari mineral berlian dan adanya warna disebabkan oleh pengaruh kandungan mangan. Hanya ditemukan di Gunung Wah Wah, Utah, menjadikannya cukup langka dan berharga.

–    Zamrud Sintetis : Zamrud sintetis telah diproduksi sejak tahun 1930 dan tetap berlangsung hingga sekarang. Meski sintetis, Zamrud jenis ini memiliki kandungan mirip dengan Zamrud alami, hanya prosesnya yang melibatkan campur tangan manusia. Perusahaan yang memproduksi Zamrud diantaranya : Biron, Chatham, Kyocera, Gilson, Inamori, Farben, Lechleitner, Linde, dan masih banyak lainnya.

b.    Batu Zamrud Terkenal

–    Chalk Emerald : Zamrud ini memiliki berat 37,82 karat, berasal dari pertambangan di Columbia. Dahulu dimiliki oleh penguasa Kerajaan Baroda di India. Dikenakan pada inti kalung berlian Ratu Sheba, kemudian diturunkan pada anaknya Maharaja Cooch Behar. Berlian ini kemudian pada abad 20 di ubah dan di sumbangkan pada Smithsonian Museum Washington DC di tahun 1972.

–    Duke of Devonshire Emerald : Zamrud ini merupakan yang terbesar di muka bumi, dengan berat 1.383,93 karat. Berasal dari pertambangan Muzo, Columbia. Pada tahun 1831 berpindahtangan dari Kaisar Pedro I Brazil kepada William Cavendish, Duke of Devonshire yang ke-6. Ditampilkan pada Great Exhibition di London pada 1851, dan di tahun 2007 menjadi bagian dari Natural History Museum, Inggris.

–    Gachala Emerald : Merupakan Zamrud yang diberi nama sesuai tempat diketemukannya, yaitu Gachala, salah satu kota di Columbia di tahun 1967. Zamrud ini paling terkenal dan berharga di muka bumi, dengan berat 858 karat. Zamrud ini kemudian disumbangkan ke Smithsonian Museum oleh Winston, seorang pedagang perhiasan New York.

–    Mogul Mughal Emerald : Zamrud ini milik bangsa Mughal India, yaitu kaisar Aurangzeb. Merupakan Zamrud segi empat, yang bagian depannya diukir do’a shiah dan ditambah hiasan bunga poppy di sekitarnya. Karatnya seberat 217,80, pada September 2001 dijual seharga US$2.272.400 atau senilai sekitar 27 miliar rupiah. Saat ini menjadi bagian koleksi Museum Of Islamic Art di Doha Qatar.

–    Bahia Emerald : Merupakan salah satu Zamrud terbesar dengan berat 180.000 karat. Batu ini berasal dari Bahia Brazil. Saat ini terdaftar pada penawaran eBay dengan harga US$75.000.000 atau senilai sekitar 912 miliar rupiah.

5.    Daerah Penghasil Zamrud Di Indonesia

Indonesia tidak menghasilkan batu mulia jenis Emerald. Negara penghasil Emerald adalah Columbia, Brazil, dan Afrika.

6.    Cara Memperoleh

Batu Zamrud alami, semuanya diperoleh dengan cara menambang. Batu Zamrud buatan tentunya dibuat dengan melakukan percobaan laboratorium.

7.    Khasiat Batu Zamrud

– Batu zamrud dipercaya banyak orang untuk meningkatkan kewibawaan, memberikan energi positif bagi tubuh. Pemakai batu Zamrud, keadaan tubuhnya lebih prima.

– Batu zamrud juga dipercaya dapat menarik kejayaan hidup.

– Batu mulia ini cocok untuk kelahiran bulan Mei, sehingga umum pula disebut permata musim semi.

8.    Harga Batu Zamrud

a.    Harga Emperan
Harga batu Zamrud kualitas emperan mulai dari Rp 50.000 per biji dan Rp 75.000 apabila telah terpasang pada cincin, sampai ratusan ribu rupiah, tergantung tingkat keasliannya.

b.    Harga Toko
Zamrud termahal adalah milik aktris Hollywood Elizabeth Taylor, yaitu seharga US$ 6.578.500 atau senilai sekitar 79 miliar rupiah. Pada pasaran batu mulia di Indonesia, untuk Zamrud kecil dengan karat yang kecil pula, harganya sekitar RP 50.000 per karat. Sedangkan untuk yang kualitas bagus, harganya bisa lebih dari RP 1.000.000 per karat.

9.    Cara Mengenali Zamrud Asli

a.    Terapkan kriteria 4C dalam membeli Zamrud.

b.    Saat hendak membeli batu Zamrud sebaiknya ajaklah teman yang telah memiliki Zamrud. Bawa Zamrud rekan tersebut untuk membandingkan dengan Zamrud yang hendak di beli. Memperbandingkan adalah cara termudah untuk mengenal Zamrud asli atau palsu.

c.    Apabila Anda hendak membeli Zamrud berkualitas tinggi atau yang ditawarkan dengan harga mahal, maka pastikan ada sertifikatnya. Sertifikat merupakan hal yang selalu disertakan pada barang berharga termasuk Zamrud kualitas tinggi.

d.    Pembelian lewat online harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Jangan pernah tertipu dengan gambar atau video yang ditampilkan, sebab beragam software penghalus sudah ada saat ini.

e.    Bawalah kaca pembesar atau lup setiap kali hendak membeli Zamrud. Pastikan tidak ada cacatnya.

f.    Pemotongan batu Zamrud juga dapat dipergunakan untuk memastikan keaslian Zamrud. Zamrud umumnya dipotong persegi dan disetiap sudutnya terbentuk sebuah lengkungan halus sempurna, tidak seperti batas sudut kaca yang dipanaskan.



Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge